daun
Kamis, 16 April 2015
desain teks
Membuat
Desain Teks
Tata Letak (Layout)
Tata letak harus mempunyai 3M yaitu :
1.Menyusun
2.Menata
3. Memadukan
3. Memadukan
Fungsi Tata Letak (Layout)
fungsi tata letak ada 5 yaitu:
1..Mencapai Keharmonisan
2.Nilai
Estetis
3.Ekonomi
4.Komunikatif
Tahapan Tata Letak
Adapun tahapan atau langkah langkah membuat tata letak (layout)
seperti:
1. Membuat tata letak miniature atau
sketsa kecil (thumbnail)
2. Membuat tata letak kasar (abrupt lay out)
3. Membuat
tata letak komprehensif
Format Tata Letak
Ada beberapa format tata letak sebagai berikut
:
1.Format L dan Format L
terbalik
Format ini Cukup dinamis, sirkulasi
ruang gerak cukup dan memiliki kesan pandangan terarah.
2.Format 7 dan Format 7 terbalik
Format ini Menghasilkan sirkulasi
ruang gerak cukup dengan kesan pandangan terarah.
3.Format Z dan Format Z terbalik
Format ini Cukup dinamis, sirkulasi
ruang gerak cukup, kesan pandangan sudah diarahkan.
4.Format
C dan Format C terbalik
Format ini Menghasilkan keseimbangan
dinamis dengan kesan pandangan terarah.
5.Format X
Format ini Menghasilkan efek
padat, sempit, sirkulasi ruang kurang dan pandangan tidak terfokus
Komposisi Tata Letak
Komposisi
(composition) adalah usaha untuk mendapatkan keseimbangan bentuk dalam
mengorganisasikan unsur-unsur terpenting dalam penciptaan karya seni dan atau
media komunikasi grafis yang harmonis, komunikatif, dan persuasif.
Kaidah-kaidah Komposisi
1. Proporsi (proportion)
2.Keseimbangan
(balance)
3.Irama atau ritme
4.Kesatuan
(unity)
5.Pusat perhatian (focus of interest)
6. Kontras (contrast)
6. Kontras (contrast)
Unsur-Unsur
Estetika
Etetika” yang dalam bahasa Yunani
Aesthesis, berarti tanggapan atau pengawasan
Ada beberapa pernyataan/pendapat tentang estetika sebagai
berikut:
1.Alexander Gottlieb Baumgarten
mempopulerkan estetika dengan istilah Aesthetica.
2.Ilmu estetika adalah suatu ilmu yang mempelajari segala sesuatu yang
berkaitan dengan keindahan, mempelajari semua aspek dari dari apa yang disebut
keindahan (A.M. Djelantik, 1999: 9)
3.Estetika adalah segala sesuatu dan kajian terhadap hal-hal yang berkaitan
dengan kegiatan seni (Kattsoff, Element of Philosophy : 1953)
4.Estetika mempersoalkan hakikat keindahan alam dan karya seni, sedang
filsafat seni mempersoalkan karya-karya seni atau benda seni atau artifak yang
disebut seni. (Jakob Sumardjo, Filsafat Seni : 2000)
5. Estetika merupakan kajian
filsafat keindahan dan juga keburukan (Jerome Stoniltz, Encyclopedia Philosophy
: volume 1)
Objek estetika
Objek estetika terdiri dari fenomena Alam,karya desain,karya seni,proses kreatif,filsafat seni
Nilai Estetika
Nilai estetika terdiri dari tingkat realisme (Goldman), keaslian dan keunikan (Boas),perpaduan ketakjuban dan
pengharapan (Greenberg),kepekatan atau kesempurnaan
bentuk (Greenberg dan Beradsley), kejelasan kualitas (Popper)
Unsur-Unsur Estetika
Menurut A.M. Djelantik, unsur-unsur dari estetika
ada tiga yaitu :
I. 1.Wujud/rupa (appearance)
II. 2.Bobot/isi (content/substance)
III. 3.Penampilan/penyajian
(presentation)
Tema Grafis Komunikasi
Tema grafis terdiri dari Rasional,Humor,Rasa Takut,Patriotik,Kesalahan,Kaidah,Simbol,Pengandaian
dan Emosional
dan Emosional
Selasa, 14 Januari 2014
Menerapkan konsep lingkungan hidup
Berikut ini adalah langkah langkah menerapkan lingkungan hidup daengan cara 5R:
1. Recycle (Mendaur ulang)
Recycle atau mendaul ulang adalah kegiatan mengolah kembali atau mendaur ulang. Pada perinsipnya, kegitan ini memanfaatkan barang bekas dengan cara mengolah materinya untuk dapat digunakan lebih lanjut. Contohnya adalah memanfaatkan dan mengolah sampah organik untuk dijadikan pupuk kompos.
2. Reuse (menggunakan kembali)
Reuse atau penggunaan kembali adalah kegiatan menggunakan kembali material atau bahan yang masih layak pakai. Sebagai contoh, kantong plastik atau kantng kertas yang umumnya didapa dari hasil kita berbelanja, sebaiknya tidak dibuang tetapi dikumpulkan untuk digunakan kembali saat dibutuhkan. Contoh lain ialah menggunakan baterai isi ulang.
3. Reduce (mengurangi)
Reduce atau Pengurangan adalah kegiatan mengurangi pemakaian atau pola perilaku yang dapat menguarangi produksi sampah serta tidak melakukan pola konsumsi yang berlebihan. Contoh menggunakan alat-alat makan atau dapur yang tahan lama dan berkualitas sehingga memperpanjang masa pakai produk atau mengisi ulang atau refill produk yang dipakai seperti aqua galon, tinta printer serta bahan rumah tangga seperti deterjen, sabun, minyak goreng dan lainnya. Hal ini dilakukan untuk mengurangi potensi bertumpuknay sampah wadah produk di rumah Anda.
4. Replace (menggunakan kembali)
Replace atau Penggantian adalah kegiatan untuk mengganti pemakaian suatu barang atau memakai barang alernatif yang sifatnya lebih ramah lingkungan dan dapat digunakan kembali. Upaya ini dinilai dapat mengubah kebiasaan seseorang yang mempercepat produksi sampah. Contohnya mengubah menggunakan kontong plastik atau kertas belanjaan dengan membawa tas belanja sendiri yang terbuat dari kain.
5. Replant (menanam kembali)
Replant atau penamanan kembali adalah kegiatan melakukan penanaman kembali. Contohna melakukan kegiatan kreatif seperti membuat pupuk kompos dan berkebun di pekarangan rumah. Dengan menanam beberapa pohon, lingkungan akanmenjadi indah dan asri, membantu pengauran suhu pada tingkat lingkungan mikro (atau sekitar rumah anda sendiri), dan mengurnagi kontribusi atas pemanasan global.
Dengan menerapkan konsep 5 R yang telah dibahas, kita dapat ikut serta dalam melestarikan dan memlihara lingkungan agar tidak rusak atau tercemar.
Menerapkan keselamatan kerja dan lingkungan hidup (K3LH)
Keselamatan kerja :
Upaya yang dilakukan untuk melindungi pekerja, menjaga keselamatan orang lain; melindungi peralatan, tempat kerja dan bahan produksi; menjaga kelesarian lingkungan hidup dan melancarkan proses produksi.
Syarat-syarat keselamatan kerja untuk :
- mencegah dan mengurangi kecelakaan;
- mencegah dan mengurangi bahaya peledakan
- memberi kesempatan atau jalan menyelamatkan diri pada waktu kejadian yang berbahaya;
- memberi pertolongan pada kecelakaan
- membei alat-alat pelindungan diri pada para pekerja;
- mencegah dan mengendalikan timbul atau menyebarluasnya suhu, kelembaban, debu, kotoran, asap, uap, gas, hembusan angin, cuaca, sinar atau radiasi, suara dan getaran;
- mencegah dan mengendalikan timbulnya penyakit akibat kerja baik physik maupun psychis, peracunan, infeksi dan penularan;
- memperoleh penerangan yang cukup dan sesuai;
- menyelenggarakan suhu dan lembab udara yang baik;
- memelihara kebersihan, kesehatan dan ketertiban;
- memperoleh keserasian antara tenaga kerja, alat kerja, lingkungan, cara dan proses kerjanya;
- mengamankan dan memperlancar pekerjaan bongkar-muat, perlakuan dan penyimpanan barang;
- mencegah terkena aliran listrik yang berbahaya
Kesehatan kerja :
Upaya yang dilakukan untuk memperoleh kesehatan pekerja yang tinggi adalah dengan cara mencegah dan memberantas penyakit yang diderita oleh pekerja, mencegah kelelahan kerja dan menciptakan lingkungan kerja yang sehat.
Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3)
Deskripsi K3
Dalam rangka memasuki era pasar/ perdagangan bebas tingkat negara negara Asean yang dikenal dengan istilah Asean Free Trade Agreement (AFTA) dan perdagangan bebas ting kat asia pasifik (APEC) serta per dagangan bebas tingkat dunia World Trade Organization (WTO) yang akan diberlakukan pada tahun 2020, dan dalam perdagangan bebas ter sebut K3 merupakan salah satu persyaratan yang harus dipenuhi bagi industri di Indonesia. Yang dimaksud dengan pengendalian keselamatan dan kesehatan kerja (K3) adalah langkah atau tahapan yang dilakukan untuk mengurangi atau mencegah terjadinya berbagai kecelakaan ditempat kerja. Jenis kecelakaan yang terjadi antara lain karena faktor pekerja itu sendiri (kemampuan, pengetahuan dan ketrampilan), faktor salah prosedur penggunaan alat dan faktor lingkungan sekitar proses kerja berlangsung serta faktor manajemen kerja.Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dapat dideskripsikan sebagai persyaratan untuk meningkatkan produktivitas kerja para pekerja atau karyawan perusahaan. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 1970 tentangKeselamatan Kerja dijelaskan bahwa ditetapkan syarat-syarat keselamatan kerja yaitu untuk :
a. Mencegah dan mengurangi kecelakaan;
b. Mencegah, mengurangi dan memadamkan kebakaran;
c. Mencegah dan mengurangi bahaya peledakan;
d. Memberi kesempatan atau jalan menyelamatkan diri pada waktu kebakaran atau kejadian-kejadi an lain yang berbahaya;
e. Memberi pertolongan pada kece lakaan;
f. Memberi alat-alat perlindungan diri pada para pekerja;
g.Mencegah dan mengendalikan timbul atau menyebar luasnya suhu,kelembaban, debu, kotor an, asap, uap, gas, hembusan angin, cuaca, sinar radiasi, suara dan getaran;
h.Mencegah dan mengendalikan timbulnya penyakit akibat kerja baik physik maupun psychis, pe racunan, infeksi dan penularan.
i. Memperoleh penerangan yang cukup dan sesuai;
j. Menyelenggarakan suhu dan kelembaban udara yang baik;
k. Menyelenggarakan penyegaran udara yang cukup;
l. Memelihara kebersihan, kesehatan dan ketertiban;
m. Memperoleh keserasian antara tenaga kerja, alat kerja, lingkungan, cara dan proses kerja nya;
n. Mengamankan dan memperlancar pengangkutan orang, bina tang, tanaman atau barang;
o. Mengamankan dan memelihara segala jenis bangunan;
p. Mengamankan dan memperlancar pekerjaan bongkar muat, perlakuan danpenyimpanan barang;
q. Mencegah terkena aliran listrik yang berbahaya;
r. Menyesuaikan dan menyempur nakan pengamanan pada peker jaan yang bahaya kecelakaan nya menjadi bertambah tinggi.
MELAKUKAN TROUBLE SHOOTING
1. Menutup Semua Program yang sedang berjalan, terkadang ditemukan masalah aneh pada windows dan bisa diperbaiki dengan menutup semua program dan kemudian menjalankannya lagi, hal ini sering terjadi apabila masalah disebabkan rendahnya resource sistem seperti kekurangan memory.
2. Melakukan Log Off pada Windows, Jika anda melakukan Log Off pada windows, RAM akan dibersihkan sehingga windows mendapatkan status yang lebih bersih dibandingkan anda hanya menutup semua program.
3. Melakukan Reboot (restart) pada system, ada beberapa masalah file sistem dan perangkat tetap loading pada saat anda melakukan log off pada system. Hal ini dapat di atasi dengan melakukan reboot pada windows. Maka windows akan me-load ulang kembali dan sering kali dapat mengatasi troubleshooting pada windows
4. Matikan komputer dan menyalakan kembali, Bila terjadi masalah pada hardware kita dapat melakukan dengan mematikan komputer dengan jeda waktu 30 sampai 1 menit, dipastikan semua perangkat dalam keadaan mati dan kemudian kita dapat menghidupkannya kembali.
5. Memeriksa koneksi, tombol, dan yang lainnya. Sering kali kita lalai dalam memeriksa masalah pada hardware dengan masalah yang sangat sederhana, seperti : perangkat belum terhubung dengan listrik, kabel belum terpasang atau longgar, dan perangkat belum terpasang dengan benar.
6. Menggunakan Help and Support CenterMicrosoft telah mengembangkan sistem Help pada Windows, Anda dapat membaca dan mencari seputar informasi di Help and Support dengan cara klik Start Menu, Help and Support. Ada beberapa artikel yang dapat membantu anda dalam mengatasi masalah troubleshooting pada hardware, email, jaringan dan yang lainnya.
Setelah semua langkah pemilihan komponen, perakitan, dan pengaturan baik hardware maupun software dari komponen dan peripheral perlu dilakukan pengecekan dari setiap komponen dan peripheral. Fungsi tidaknya komponen atau peripheral tergantung dari pemasangannya.
Hal yang perlu diperiksa dari hasil komponen dan peripheral meluputi:
- Kencang tidaknya pemasangan komponen atau peripheral. Periksa apakah skrup telah terpasang dengan sempurna. Urutan kabel, urutan kabel dapat di cek terlebih dahulu dengan menyocokan pin no1 pada kabel dengan pin 1 dengan konektor. Untuk model kabel sekarang kemungkinan terbalik sangat kecil.
- Urutan kaki komponen, dalam hal ini prosesor dan RAM. Dengan melihat manual guide dari setiap komponen kesalahan dalam memasang komponen dapat dihindari.
- Untuk prosesor dan RAM saat ini kemungkinan salah sangat kecil, karena bentuk fisik yang tidak memungkinkan komponen terpasang salah.
Setelah langkah diatas sesuai dengan buku manual dan sesuai dengan langkah langkah sebelumnya. Siapkan untuk menghubungkan sumber daya ke jala jala listrik.
Amati saat pertama kali komputer menyala, pastikan tidak ada pesan eror baik berupa tampilan di monitor atau dengan bunyi beep.
Jika tidak ada pesan error masuk ke BIOS dengan menekan del atau F2, sesuai dengan BIOS yang digunakan.
Masuk dalam menu main untuk mengecek komponen hard disk, CDROM, floppy disk, dan RAM. Dengan malihat status dari hard disk atau masuk ke menu hardware monitor untuk melihat status dari prosesor baik tegangan maupun kecepatan dari kipas pendinginnya.
Setelah semua langkah pemilihan komponen, perakitan, dan pengaturan baik hardware maupun software dari komponen dan peripheral perlu dilakukan pengecekan dari setiap komponen dan peripheral. Fungsi tidaknya komponen atau peripheral tergantung dari pemasangannya.
Hal yang perlu diperiksa dari hasil komponen dan peripheral meluputi:
- Kencang tidaknya pemasangan komponen atau peripheral. Periksa apakah skrup telah terpasang dengan sempurna. Urutan kabel, urutan kabel dapat di cek terlebih dahulu dengan menyocokan pin no1 pada kabel dengan pin 1 dengan konektor. Untuk model kabel sekarang kemungkinan terbalik sangat kecil.
- Urutan kaki komponen, dalam hal ini prosesor dan RAM. Dengan melihat manual guide dari setiap komponen kesalahan dalam memasang komponen dapat dihindari.
- Untuk prosesor dan RAM saat ini kemungkinan salah sangat kecil, karena bentuk fisik yang tidak memungkinkan komponen terpasang salah.
Setelah langkah diatas sesuai dengan buku manual dan sesuai dengan langkah langkah sebelumnya. Siapkan untuk menghubungkan sumber daya ke jala jala listrik.
Amati saat pertama kali komputer menyala, pastikan tidak ada pesan eror baik berupa tampilan di monitor atau dengan bunyi beep.
Jika tidak ada pesan error masuk ke BIOS dengan menekan del atau F2, sesuai dengan BIOS yang digunakan.
Masuk dalam menu main untuk mengecek komponen hard disk, CDROM, floppy disk, dan RAM. Dengan malihat status dari hard disk atau masuk ke menu hardware monitor untuk melihat status dari prosesor baik tegangan maupun kecepatan dari kipas pendinginnya.
Jumat, 06 Desember 2013
menyambung periferal menggunakan software
Prosedur umum penyambungan periferal.
Secara umum, cara menyambung periferal baru ke komputer agar dapat dipergunakan adalah sebagai berikut :
1. Mengaktifkan komputer.
2. Menghubungkan kabel koneksi periferal ke komputer melalui port I/O yang sesuai.
3. Menghubungkan periferal dengan sumber tenaga listrik.
4. Menginstall software driver bawaan periferal ke komputer.
5. Periferal siap digunakan. Periferal selalu disertai software driver yang sesuai dan buku petunjuk(manual) baik petunjuk instalasi maupun petunjuk penggunaan. Biasanya dalam bentuk softcopy dalam CD.
1. Mengaktifkan komputer.
2. Menghubungkan kabel koneksi periferal ke komputer melalui port I/O yang sesuai.
3. Menghubungkan periferal dengan sumber tenaga listrik.
4. Menginstall software driver bawaan periferal ke komputer.
5. Periferal siap digunakan. Periferal selalu disertai software driver yang sesuai dan buku petunjuk(manual) baik petunjuk instalasi maupun petunjuk penggunaan. Biasanya dalam bentuk softcopy dalam CD.
Cara Instal Driver Printer
Ada tiga jenis printer yang beredar dipasaran. Dot matrik, Ink Jet, dan Laser Jet. Printer Dot Matrik merupakan printer yang menggunakan pita sebagai alat percetakannya. Ink Jet menggunakan tinta, sedangkan laser jet menggunakan serbuk laser. Sedangkan jenis konektor printer ada dua macam yaitu melalui konektor Paralel Port dan USB Port.Langkah – langkah instalasi printer secara fisik :
Tancapkan kabel printer pada printer dan konektor parallel port male/konektor USB port pada komputer dengan benar.
| Konektor Paralel untuk Printer |
Konektor USB untuk Printer
|
- Pastikan catridge printer sudah terpasang dengan benar.
- Hubungkan printer ke jala-jalla listrik
- Dan pastikan ada ativitas dalam printer tersebut (catrigde bergerak).
- Sampai langkah ini instalasi peripheral secara fisik sudah selesai
- Selanjutnya tinggal instalasi untuk software yaitu pemasangan driver.
Contoh install printer lx 800- Hubungkan printer ke jala-jalla listrik
- Dan pastikan ada ativitas dalam printer tersebut (catrigde bergerak).
- Sampai langkah ini instalasi peripheral secara fisik sudah selesai
- Selanjutnya tinggal instalasi untuk software yaitu pemasangan driver.
Ada beberapa cara untuk menginstall driver printer baik itu
menggunakan CD Driver bawaan Printer itu sendiri maupun driver default
dari sistem operasi yang digunakan seperti windows.Berikut ini kita coba
meng-install driver printer dengan driver yang sudah tersedia pada
windows (bukan dari cd driver printer) yaitu driver printer untuk Epson
LX-800.
Pertama-tama klik Start-Printers and Faxs
kemudian klik Add Printer
Setelah itu perhatikan tanda contreng atau tanda centang pada Local printer attached to this Computer, ini dipilih apabila kita menginstall driver untuk printer yang terpasang langsung (local) pada komputer kita dan bila menginstall driver printer yang berada pada komputer lain dalam jaringan maka berikan tanda centang pada A network printer , or a printer attached to another computer .
Pada praktek kita kali ini karena installasi driver lokal maka tidak usah diubah atau tetap pada pilihan Local printer attached to this Computer kemudian klik Next
Setelah klik Next maka kita dihadapkan pada pemilihan port yang digunakan untuk printer lokal yaitu LPT1 kemudian klik Next.
Pada jendela Install Printer Software, tentukan pilihan Jenis Printer yaitu “EPSON” yang berada pada jendela sebelah kiri dan Nama Printernya adalah “Epson LX-800″ yang berada pada jendela sebelah kanan kemudian klik Next.Kemudian pada jendela Name Your Printer ketikan nama printer yang dikehendaki misalnya “Epson LX-800″ selanjutnya tekan Next.
Langkah berikutnya menentukan apakah printer yang diinstall ini akan digunakan sendiri atau digunakan bersama dalam jaringan. Apabila digunakan sendiri maka pilih Do not share this printer dan apabila printer tersebut nantinya juga digunakan oleh komputer lain dalam jaringan maka harus pilih Share Name dan ketikan nama printer yang nantinya berfungsi untuk nama printer yang dapat dilihat dan di install pada komputer lain dalam jaringan tersebut.
Karena pada praktek kali ini tidak untuk printer jaringan maka pilih do not share this printer dan klik next untuk masuk pada jendela Print Test Page.Jika ingin melakukan print test page (printer akan melakukan pencetakan pertama kali secara otomatis) kaka pilih Yes dan jika tidak maka pilih No, setelah itu klik Next dan Finish.
Installasi driver printer sudah selesai selamat menggunakan printer untuk mencetak dokumen anda.
kemudian klik Add Printer
Setelah itu perhatikan tanda contreng atau tanda centang pada Local printer attached to this Computer, ini dipilih apabila kita menginstall driver untuk printer yang terpasang langsung (local) pada komputer kita dan bila menginstall driver printer yang berada pada komputer lain dalam jaringan maka berikan tanda centang pada A network printer , or a printer attached to another computer .
Pada praktek kita kali ini karena installasi driver lokal maka tidak usah diubah atau tetap pada pilihan Local printer attached to this Computer kemudian klik Next
Setelah klik Next maka kita dihadapkan pada pemilihan port yang digunakan untuk printer lokal yaitu LPT1 kemudian klik Next.
Pada jendela Install Printer Software, tentukan pilihan Jenis Printer yaitu “EPSON” yang berada pada jendela sebelah kiri dan Nama Printernya adalah “Epson LX-800″ yang berada pada jendela sebelah kanan kemudian klik Next.Kemudian pada jendela Name Your Printer ketikan nama printer yang dikehendaki misalnya “Epson LX-800″ selanjutnya tekan Next.
Langkah berikutnya menentukan apakah printer yang diinstall ini akan digunakan sendiri atau digunakan bersama dalam jaringan. Apabila digunakan sendiri maka pilih Do not share this printer dan apabila printer tersebut nantinya juga digunakan oleh komputer lain dalam jaringan maka harus pilih Share Name dan ketikan nama printer yang nantinya berfungsi untuk nama printer yang dapat dilihat dan di install pada komputer lain dalam jaringan tersebut.
Karena pada praktek kali ini tidak untuk printer jaringan maka pilih do not share this printer dan klik next untuk masuk pada jendela Print Test Page.Jika ingin melakukan print test page (printer akan melakukan pencetakan pertama kali secara otomatis) kaka pilih Yes dan jika tidak maka pilih No, setelah itu klik Next dan Finish.
Installasi driver printer sudah selesai selamat menggunakan printer untuk mencetak dokumen anda.
Contoh instal printer Canon BJC-2100.
- Setelah CD dimasukan, Windows akan secara otomatis menjalankan file eksekusi dan akan muncul kotak dialog seperti
berikut :

Gambar 46. Tampilan Awal Instal Printer
- Setelah itu tekan tombol Next , untuk konfirmasi bahwa Anda akan menginstall driver tersebut. Dan setelah itu akan muncul kotak dialog seperti berikut :

Gambar 47. Kotak Dialog Instal Printer BJC-2100SP- Klik tombol Start , untuk memulai proses instalasi dengan memilih option Printer Driver.
Kotak Dialog Proses Instal Printer BJC-2100SP
- Setelah proses peng-copy-an file selesai, akan muncul kotak dialog seperti gambar di bawah ini.

Gambar 49. Kotak Dialog Deteksi Port Printer
Gambar 49. Kotak Dialog Deteksi Port Printer
- Untuk selanjutnya tekan tombol Manual Selection untuk memilih port yang akan digunakan. Dan setelah itu akan muncul kotak dialog seperti berikut ini.

Kotak Dialog Seleksi Port Secara Manual
Kotak Dialog Seleksi Port Secara Manual
- Setelah pemilihan port selesai, tekan tombol Next dan proses instalasi akan selesai dan printer siap digunakan.
2) Scanner
Scanner adalah suatu alat elektronik yang fungsinya mirip dengan
mesin fotokopi. Mesin fotocopy hasilnya dapat langsung kamu lihat pada
kertas sedangkan scanner hasilnya ditampilkan pada layar monitor
komputer dahulu kemudian baru dapat dirubah dan dimodifikasi sehingga
tampilan dan hasilnya menjadi bagus yang kemudian dapat disimpan sebagai
file text, dokumen dan gambar.
Gambar Scanner
Bentuk dan ukuran scanner bermacam-macam, ada yang besarnya
seukuran dengan kertas folio ada juga yang seukuran postcard, bahkan
yang terbaru, berbentuk pena yang baru diluncurkan oleh perusahaan
WizCom Technologies Inc. Scanner berukuran pena tersebut bisa menyimpan
hingga 1.000 halaman teks cetak dan kemudian mentransfernya ke sebuah
komputer pribadi (PC). Scanner berukuran pena tersebut dinamakan
Quicklink. Pena scanner itu berukuran panjang enam inci dan beratnya
sekitar tiga ons. Scanner tersebut menurut WizCom dapat melakukan
pekerjaannya secara acak lebih cepat dari scanner yang berbentuk datar.
Data yang telah diambil dengan scanner itu, bisa dimasukkan secara
langsung ke semua aplikasi komputer yang mengenali teks ASCII.
Pada saat ini banyak sekali scanner yang beredar di dunia dengan berbagai merk pula, Di antaranya scanner keluaran dari Canon, Hewlett Packard ( HP ), EPSON, UMAX dan masih banyak lagi.
Perbedaan tiap scanner dari berbagai merk terletak pada pemakaian teknologi dan resolusinya. Pemakaian teknologi misalnya penggunaan tombol-tombol digital dan teknik pencahayaan.
Pada saat ini banyak sekali scanner yang beredar di dunia dengan berbagai merk pula, Di antaranya scanner keluaran dari Canon, Hewlett Packard ( HP ), EPSON, UMAX dan masih banyak lagi.
Perbedaan tiap scanner dari berbagai merk terletak pada pemakaian teknologi dan resolusinya. Pemakaian teknologi misalnya penggunaan tombol-tombol digital dan teknik pencahayaan.
Cara kerja Scanner :
Ketika tombol mouse ditekan memulai Scanning, yang terjadi adalah
penekanan tombol mouse dari komputer menggerakkan pengendali kecepatan
pada mesin scanner. Mesin yang terletak dalam scanner tersebut
mengendalikan proses pengiriman ke unit scanning. Kemudian unit scanning
menempatkan proses pengiiman ke tempat atau jalur yang sesuai untuk
langsung memulai scanning. Nyala lampu yang terlihat pada Scanner
menandakan bahwa kegiatan scanning sudah mulai dilakukan.
Setelah nyala lampu sudah tidak ada, berarti proses scan sudah
selesai dan hasilnya dapat dilihat pada layar monitor. Apabila hasil
atau tampilan teks / gambar ingin dirubah, kita dapat merubahnya dengan
menggunakan software-software aplikasi yang ada. Misalnya dengan
photoshop, Adobe dan lain- lain. pot scanned.
Ada dua macam perbedaan scanner dalam memeriksa gambar yang
berwarna yaitu Scanner yang hanya bisa satu kali meng-scan warna dan
menyimpan semua warna pada saat itu saja. Scanner yang langsung bisa
tiga kali digunakan untuk menyimpan beberapa warna. Warna-warna tersebut
adalah merah, hijau dan biru. Scaner yang disebut pertama lebih cepat
dibandingkan dengan yang kedua, tetapi menjadi kurang bagus jika
digunakan untuk reproduksi warna. Kebanyakan scanner dijalankan pada
1-bit (binary digit / angka biner), 8-bit (256 warna), dan 24 bit (lebih
dari 16 juta warna). Nah, bila kita membutuhkan hasil yang sangat baik
maka dianjurtkan menggunakan scanner dengan bit yang besar agar resolusi
warna lebih banyak dan bagus. Scanner tidak akan bekerja pada sistem
operasi apabila tidak ada driver di dalam sistem operasi tersebut. Untuk
langkah selanjutnya adalah proses instalasi driver scaner.
Modem
Modem merupakan salah satu perangkat komputer untuk perantara
komputer dengan saluran telphone agar data berhubungan Internet Service
Provider (ISP). Modem ada dua macam, yaitu modem internal dan modem
external. Modem internal yaitu modem yang pasang di dalam motherboard
dalam bentuk kartu. Teknik pemasangannya sama seperti kartu – kartu lain
pada umumnya. Sedangkan modem external adalah yang dapat dipasang dan
dilepas sewaktu – waktu. Karena pemasangan modem hanya tinggal
menancapkan konektor yang telah disediakan seperti USB atau Serial Port.
Mengatur komponen PC menggunakan software (melalui setup BIOS dan aktifasi komponen sistem operasi).
Langkah- langkah mengatur (seting BIOS)
A.Langkah-langkah masuk ke Bios
1. Hidupkan Komputer
2. Tekan Tombol Del berulang kali pada saat booting
3. Muncul menu utama BIOS
B.Langkah-langkah seting BIOS
Dari gambar diatas dapat kita lihat menu utama dari Award Bios yang akan kita uraikan satu persatu
1. Standart CMOS Setup
Menu untuk mengatur konfigurasi standar setup BIOS, seperti mengatur tanggal, jam, harddisk, floppy disk, dan sebagainya.
•Date :
Diisi dengan tanggal, bulan, tahun, saat kita menseting bios.Tekanlah
tombol Page Up atau Page Down untuk setiap kali melakukan perubahan
setting.
•Time
Diisi dengan waktu (jam, menit dan detik)..
•Harddisk
Berisi spesifikasi Type, Size, Cyls, Head, Landz, dan Sector harddisk.
Dan bias juga mengkonfigurasi Mode harddisk sesuai dengan spesifikasi
harddisk.
•Drive A, Drive B
Berisi tipe floppy disk drive yang terpasang pada komputer. Settinglah
floppy disk drive pada field ini sesuai tipe yang digunakan. Atau,
pilihlah “None” jika floppy disk drive tidak dipasang.
•Video
Berisi tipe kartu grafis yang digunakan komputer. Pilihan yang diberikan
biasanya “EGA/VGA. Pilihan lain yaitu : CGAA40, CGA80 atau MONO.
Pilihlah salah satu type sesuai jenis kartu grafis yang digunakan.
•Halt On
Berisikan perintah yang dilakukan komputer termasuk menentukan waktu
komputer berhenti bekerja (halt). Pilihlah “All Errors” sehingga
komputer akan berhenti bekerja (halt) ketika terjadi kesalahan pada
sistem.
2. BIOS Features Setup
Menu untuk mengatur konfigurasi fasilitas-fasilitas yang disediakan oleh
BIOS, seperti : mencegah virus, menentukan awal booting, mempercepat
booting, dan sebagainya.
•Virus Warning
Berfungsi mendeteksi dan mencegah penyebaran virus. (pilih “disabled”)
•CPU Internal Cache
Berfungsi mengaktifkan dan menonaktifkan (enable/disable) CPU Internal
Cache (cache-memory level 1) yang ada pada prosesor sebagai penampung
data sementara akan diolah oleh prosesor. (pilih “enabled”)
•External Cache
Berfungsi meningkatkan performa sistem. (pilih “enabled”). Dengan
pilihan tersebut sistem akan menggunakan cache memory lain yang ada pada
sistem untuk menampung sementara data yang akan diproses oleh prosesor.
•Quick Power On Self Test
Berfungsi memeriksa komponen-komponen komputer pada saat melakukan cold
boot. Apabila memilih “disabled”, komputer akan melakukan proses lebih
lama, seperti memeriksa memori hingga tiga kali. Pilih “enabled”, agar
komputer melakukan proses lebih singkat dan cepat
•Boot Sequence
Berfungsi menentukan urutan proses booting. Pilihlah “C Only”. agar
komputer melakukan booting hanya dari harddisk. Jika urutan booting
dimulai dari floppy disk drive, ubahlah menjadi “A
•Swap Floppy Drive
Berfungsi menukar posisi drive A dan drive B. Jika memilih “enabled”,
drive A akan menjadi drive B, demikian sebaliknya. Apabila komputer
hanya memiliki drive A, pilihlah “disabled” sebagai pilihan yang lebih
aman.
•Boot Up Floppy Seek
Berfungsi mengetahui jenis track yang digunakan oleh disk drive. Pilih “disabled” untuk mempercepat booting.
•Boot Up Numlock Status
Berfungsi mengaktifkan tombol numlock pada saat komputer boot. Pilih,
“on” agar BIOS mengaktifkan fungsi numlock extended At-keyboard pada
saat booting. Anda juga dapat memilih “off”.
•Boot Up System Speed
Berfungsi menentukan keadaan komputer pada saat boot up. Pilihlah “high”, agar komputer melakukan proses lebih cepat.
•Security Option
Berfungsi menentukan kapan password akan diaktifkan. Jika memilih
“setup”, komputer akan meminta password pada saat BIOS-setup dijalankan.
Dan jika memilih “System”, komputer akan meminta password pada setiap
kali komputer melakukan booting. Konfigurasilah security option sesuai
kebutuhan Anda.
•OS Selector for Dram > 64 MB
Berfungsi menentukan konfigurasi kapasitas memori yang digunakan. Jika
menggunakan memori lebih dari 64 MB, pilihlah “OS2″. Jika menggunakan
memori lebih kecil dari 64 MB, pilihlah “Non-OS2″.
3. Chipset Feature Setup
Menu untuk mengatur konfigurasi fasilitas-fasilitas yang disediakan oleh
chipset, misalnya timing memori. Fasilitas ini berpengaruh pada kinerja
komputer secara keseluruhan.
4. Power Management Setup
Menu untuk mengatur kinerja perangkat-perangkat sehingga memungkinkan untuk menghemat energi komputer.
•HDD Power Down
Berfungsi mengatur kinerja harddisk. Pilihlah “Enabled” agar harddisk
akan dimatikan secara otomatis dalam selang waktu tertentu. Atau
pilihlah “Disabled” agar harddisk terus aktif (tidak dimatikan) baik
pada saat melakukan atau tidak melakukan suatu aktivitas pekerjaan.
•VGA Active Monitor
Berfungsi mengatur kinerja harddisk. Pilihlah “Enabled” agar monitor
akan dimatikan secara otomatis jika dalam selang waktu tertentu. Atau
pilihlah “Disabled” agar monitor terus aktif (tidak dimatikan) baik pada
saat melakukan atau tidak melakukan suatu aktivitas pekerjaan.
5. PNP/PCI Configuration
Menu untuk konfigurasi perangkat-perangkat dan PCI, seperti alokasi IRQ.
6. Integrated Pheriperals
Menu untuk mengkonfigurasikan fasilitas-fasliitas yang berhubungan
dengan perangkat terhubung dengan motherboard seperti harddisk
controller, floppy disk controller, serial dan parallel port meliputi
konfigurasi port dan IRQ. Non aktifkan yang tidak dibutuhkan untuk
membebaskan IRQ.
7. Load Setup Defaults
Menu untuk meningkatkan kinerja komputer secara instant. Apabila
komputer berjalan stabil dengan setting ini, Anda dapat melakukan
konfigurasi setting tambahan.
8. Supervisor Password
Menu untuk membuat password supervisor, password ini berlaku untuk
proses booting dan proses konfigurasi setup BIOS. Dengan kata lain,
setiap orang tidak dapat mengaktifkan sistem operasi memasuki dan
melakukan perubahan setup jika tidak dapat melewati password yang ini.
melindunginya. Buatlah password supervisor atau abaikan jika dirasa
tidak perlu.
9. User Password
Menu untuk membuat password user, password ini hanya berlaku untuk
proses booting saja dan tidak bisa digunakan untuk mengubah konfigurasi
setup BIOS. Dengan kata lain, sistem operasi tidak akan diaktifkan
selama pengguna tidak melewati password akan tetapi dapat melakukan
perubahan konfigurasi setup. Buatlah password user atau abaikan jika
dirasa tidak perlu.
10. IDE HDD Auto Detiction
Menu untuk mendeteksi parameter-parameter harddisk yang dikenali
komputer, seperti Type, Size, Cyls, Sector, Mode, dan sebagainya.
Gunakanlah setting “Yes” untuk port yang aktif, dan settinglah “No”
untuk port yang tidak digunakan.
11. HDD Low Level Format
Menu untuk melakukan proses format harddisk. Tidak semua komputer memiliki BIOS dengan fasilitas ini.
12. Save & Exit Setup
Menu untuk menyimpan berbagai kemungkinan perubahan konfigurasi setup dan keluar dari setup BIOS.
13. Exit Without Saving
Menu untuk mengabaikan berbagai kemungkinan perubahan konfigurasi setup dan keluar dari setup BIOS.
Ada beberapa cara untuk masuk ke Setup BIOS yaitu diantaranya :
AMI BIOS : Del
AwardBIOS : Ctr1+A1t+E sc
Esc
Del
PhoenixBIOS : Ctrl+Alt+Esc
Ctr1+A1t+F 1
Ctrl+Alt+ S
Ctr1+Alt+Enter
Ctrl +Alt+ F 11
Ctr1+Alt+Ins
Langganan:
Postingan (Atom)



